INSPIRASI: JELANG HARI KARTINI, BIDPUAN JAKSEL KUNGJUNGI IKATAN GURU RA

jelang kartini pks pasuruan

pkspasuruan.org–Rabu (6/4), Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Jakarta Selatan melakukan kunjungan silaturahim ke Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) di bilangan Pesanggrahan. Ketua BPKK DPD PKS, Ibu Asmara Dewi membawa lengkap stafnya dan bironya, selain itu beliau juga didampingi oleh ketua SPKK DPC PKS Pesanggrahan, Ibu Titin sumarni dan staf. Rombongan diterima langsung oleh ketua IGRA Jakarta Selatan, Ibu Yani Suarsih. Rombongan BPKK PKS Jaksel disambut di rumah salah satu pengurus IGRA Pesanggrahan, di rumah Hj. Maisyaroh.

Pertemuan tersebut diawali dengan perkenalan dari kedua belah pihak, kemudian BPKK PKS Jaksel memaparkan secara singkat program – program nya, BPKK PKS Jaksel juag menawarkan kerja sama program dengan IGRA seperti parenting dan juga program peningkatan kapasitas guru. Tawaran BPKK PKS Jaksel pun disambut dengan baik oleh IGRA. IGRA ternyata juga sebelumnya pernah bekerja sama dengn SPKK PKS Tebet. Ibu Yani Suarsih, Ketua IGRA Jaksel berjanji akan mencoba memberitahukan pertemuan ini ke jaringan – jaringan IGRA di cabang – cabang untuk bisa menerima kunjungan dari SPKK – SPKK DPC PKS se-Jaksel.

Acara ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda PKS memperingati Hari Kartini. Ibu Asmara Dewi menjelaskan, “Buah pikiran dan perjuangan Kartini terhadap perlunya pendidikan bagi perempuan, sesungguhnya bukan untuk kesetaraan gender dan bukan untuk emansipasi, tetapi agar perempuan memiliki bekal yang layak untuk menjalankan kewajibannya, yaitu sebagai ibu generasi, sebagai pendidik pertama anak-anaknya. Seharusnya Kartini tidak lagi disebut sebagai pejuang emansipasi perempuan, tetapi sebagai pejuang pendidikan perempuan yang menginginkan perempuan memiliki pendidikan yang layak, pendidikan yang memberikan bekal budi pekerti dan menjadikan perempuan sebagai ibu dan pendidik yang cerdas serta terampil dalam menjalankan kewajibannya.”

Beliau juga menambahkan bahwa, “Apa yang dilakukan Kartini pada masa itu, sesungguhnya selaras dengan perjuangan  perempuan PKS saat ini. Kartini menyadari perempuan adalah kunci peradaban dan memiliki peran dalam pendidikan bagi anak-anak. Sedangkan perempuan PKS saat ini memperjuangkan agar keluarga Indonesia menjadi keluarga berkualitas karena keluarga berkualitas adalah pilar peradaban bangsa.”

sumber: jaksel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam Protection by WP-SpamFree