AKTIVITAS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT SANG LEGISLATOR PKS PASURUAN (1)

zainike tosari pkspasuruan

Pasuruan, pkspasuruan.org—Banyak cara dilakukan guna berkhidmat untuk rakyat. Yang mempunyai dana segera lakukan baksos, bantu orang kaum dhuafa, dll. Bagi yang sempat tenaga bisa membantu orang dengan tenaganya. Sedangkan bagi seorang legislator bisa meniru apa yang dilakukan M. Zaini, legislator DPRD Kabupaten Pasuruan asal PKS ini.

Hari ini, Rabu (27/04) Muhammad Zaini, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan adakan 4 kegiatan sekaligus, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Pria yang biasa dipanggil, Cak Zaini ini melakukan tiga sidak mandiri dan kunjungan silaturahim ke rumah Pengurus DPC PKS TOSARI.

Kunjungan sidak mandiri diawali di Pusat Pengembangan Perbenihan Ketang di Desa Nagdirejo Kabupaten Pasuruan. Di Kantor yang beroperasi sejak 2017 ini, Legislator yang saat pileg punya tagline ‘senyum manise’ ini ditemani oleh Suwanto, salah satu THL yang bertugas di kantor tersebut. M Zaini menanyakan banyak hal terkait aktifitas dan fungsi  pusat pengembangan yang setiap tahunnya mendapat dana 500 juta dari dana APBD kabupaten Pasuruan ini.

Menurut data, Pusat Pengembagan Perbenihan Ketang  yang merupakan aset pemkab Pasuruan ini menghasilkan Rp 200 juta untuk PAD Pemkab Pasuruan dari dana 500 juta yang digelontorkan Pemkab melalui APBD setiap tahunnya. Selain itu, ternyata Pusat Pengembangan Perbenihan yang memiliki 30 karyawan harian dan  6 pegawai tetap ini, telah memiliki Laboratorium Kultur sebagai pengahasil benih kentang secara massif dengan kualitas ketang yang baik. Laboratorium tersebut bisa menjadi potensi keuntungan pemkab Pasuruan untuk memperbesar PAD dari penyediaan benih kentang G nol/ G4 nya.

Pusat Pengembangan Perbenihan Kentang ini, papar Zaini memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk menambah PAD Kabupaten Pasuruan. Selain yang telah disebutkan tadi, Kantor ini memiliki potensi bukan hanya bisa menghasilkan bibit berkualitas dalam jumlah banyak namun juga bisa memanfaatkan tanah 3 ha nya untuk menhasilkan sekitar 60 ton ketang setiap sekali panennya. Ini tentunya akan menambah PAD Pasuruan dari pusat ini.

Setelah hampir 2 jam berada di Pusat Pengembangan Perbenihan Ketang  yang gedungnya kelihatan sudah mulai tidak terawat itu, M. Zaini bersama stafnya, Adib menuju Pusat Kuliner di daerah selanjunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam Protection by WP-SpamFree