MINTA DI FOGGING, WARGA: “PROSEDUR PKS GAK BERTELE-TELE”

Bogor, pkspasuruan.org– Program pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan apresiasi dari warga Kelurahan Curug,  Bogor Barat. Hal ini diungkapkan oleh Endang, salah seorang warga menanggapi respon cepat pengurus ranting PKS Curug dalam memberikan layanan pemberantasan sarang nyamuk dan fogging di lingkungan Rukun Warga (RW) 01 Curug, Kota Bogor. Minggu (24/4)

“Saya sangat senang wilayah kami mendapat fogging karena sudah banyak warga yang terkena penyakit demam berdarah. Prosedur permohonan pelayanan di PKS sangat mudah dan tidak bertele-tele. Semoga warga kami terhindar dari demam berdarah dan PKS semakin banyak melayani masyarakat,” ujar Endang,

Sebelumnya, Kelurahan Curug merupakan salah satu wilayah yang sempat terjangkit wabah demam berdarah. Sudah belasan orang dari 90-an keluarga yang positif terkena penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini. Bahkan, putra salah seorang warga yang kesehariaannya berprofesi sebagai tukang bakso,  Mas Ratimin, harus rela kehilangan salah satu anaknya akibat penyakit mematikan ini. Padahal, di waktu yang bersamaan, dua anaknya yang lain juga terkena penyakit yang sama.

Ironis, walau kejadian wabah demam berdarah ini telah merebak dan menelan korban jiwa, ternyata belum ada tindakan pencegahaan dan antisipasi yang massif dari berbagai pihak.  Hingga akhirnya ketua RT setempat bersama-sama tokoh masyarakat meminta bantuan kepada PKS untuk melakukan fogging dan pemberantasan sarang nyamuk.

“beberapa hari yang lalu kami mengajukan permohonan pelayanan fogging kepada PKS, alhamdulillah hari ini langsung dilaksanakan di wilayah kami” Ujar ketua RT 01, Bapak Ace.

Iing, ketua DPRa PKS Curug mengatakan bahwa lebih dari 60 rumah di lingkungan RW 01 ini telah ter-fogging. Menurutnya langkah tersebut dilakukan sebagai upaya agar penyebaran penyakit demam berdarah dapat ditekan. Program ini juga sebagai bentuk khidmat PKS kepada warga masyarakat.

Iing juga berpesan kepada warga untuk melakukan tindakan pencegahan dengan program 3M (menguras, menutup, mengubur). “Kita harus bersama-sama kembali menggiatkan program 3M untuk mencegah datangnya penyakit demam berdarah,” ujarnya.

sumber:pksbogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam Protection by WP-SpamFree