KETUA PKS JATIM MELAYAT KE RUMAH KH MAS SUBADAR

arif melayat pkspasuruan

Pasuruan, pkspasuruan.org–Senin sore, (1/08),Ketua Umum DPW PKS Jatim, Arif Hari Setiawan, ST, MT dan Sekretaris Umum DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setyawan takziah ke rumah almarhum KH Mas Subadar, salah satu ulama besar asal Pasuruan yang meninggal pada hari Sabtu, 30 Juli 2016 lalu. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tersebut wafat dalam usia ke-74 di rumahnya, pukul 19.43.

arif dkk melayat pkspauruan

Ketua PKS Jatim dan rombongan yang juga didampingi oleh Ketua DPD PKS Pasuruan, Badrut Tamam  menyampaikan belasungkawa kepada menantu wakil keluarga Almarhum yang juga ketua PCNU Pasuruan. Ketum PKS Jatim dan rombongan  juga turut mendoakan semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik disisi Allah SWT.

ibu ibu melayat

Sementara itu, para pelayat masih terus mendatangi rumah almarhum. Kebanyakan dari mereka dari kalangan ibu-ibu pengajian dari berbagai daerah di Kabupaten dan Kota Pasuruan maupun dari daerah lain.

KH Mas Subadar yang dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Sladi, yang berjarak tidak sampai 1 kilometer dari pesantren, pada Minggu pukul 13.00 ini adalah pengasuh berbagai komunitas pengajian baik di Pasuruan maupun di luar Pasuruan.

Ia lahir pada 1942 di sebuah desa Besuk, Kejayan, Pasuruan dari pasangan KH Subadar dan Hj. Maimunah. Pada usia 3 bulan (1942), ia telah yatim karena ditinggal wafat sang ayahanda, KH Subadar. Sehingga ia banyak belajar mandiri dengan diasuh oleh ibundanya yakni Hj Maimunah.

Ia dididik lingkungan keluarga yang sarat religius. Termasuk belajar pada kakak-kakaknya seperti KH Ali Murtadlo dan KH Ahmad di Pondok Pesantren Besuk, Pasuruan. Di Pesantren Lirboyo, Kediri, KH M Subadar menemukan tempat belajar yang sesungguhnya. Hari-hari di pondok, dihabiskan untuk mengaji dan belajar berbagai cabang keilmuan.

Di organisasi NU pada tahun 1967 ia mulai berkiprah. Mula-mula ia aktif di IPNU, dua tahun kemudian namanya langsung mencuat sebagai ketua GP Anshor Pasuruan.

Aktivitasnya di organisasi sempat terhenti setelah menikahi Aisyah pada tahun 1969. Baru pada kisaran 1976, kembali terjun dalam kegiatan organisasi dan sekaligus mengemudikan kepemimpinan Pesantren Raudhotul Ulum. Pada tahun 1980, ia terpilih sebagai Rois Syuri’ah NU Cabang Pasuruan dan kemudian menjabat sebagai Wakil Rais Syuri’ah NU Jawa Timur

One Response to KETUA PKS JATIM MELAYAT KE RUMAH KH MAS SUBADAR

  1. yanuar benny k says:

    Mantapss sbg sarana sulaturrahim ke depan bukan hy swkt ada musibah atau bencana tali Silaturrahim terjalin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam Protection by WP-SpamFree