FIQH DZULHIJJAH

u agung cahyadi pkspasuruan

Oleh : Ust. H. Agung Cahyadi, Lc, MA

Pasuruan, pkspasuruan.org–Beberapa Amal Ibadah di bulan Dzulhijjah :

1. Haji ; ibadah yang sangat istimewa :
a. Salah satu rukun Islam  ( Qs 3 : 97 )
b. Berada dalam urutan kedua setelah Jihad  (HR Bukhari & Muslim)
c. Jihadnya seorang wanita  (HR Bukhari, Nasai dan Ibnu Majah)
d. Sarana penghapus dosa  ( HR Bukhari & Muslim )
e. Sarana pembebas dari api neraka  (HR  Muslim)
f. Pahalanya surga  (HR Bukhari & Muslim)

2. Banyak ber-amal shalih di 10 hari awal Dzulhijjah ( hari-hari terbaik sepanjang tahun ), Rasulullah saw bersabda :

ما من أيام العمل الصالح فيها أحب الي الله من هذه الأيام يعني الأيام العشر قالوا : ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال : ولا الجهاد في سبيل الله الا أن يخرج الرجل بنفسه
و ماله  فلا يرجع بشىء من ذلك                           
“Tiada hari yang amal shaalih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini – yaitu 10 awal Dzulhijjah -, mereka bertanya : dan tidakkah juga jihad fisabilillah? beliau menjawab : tidak juga jihad, kecuali seorang yang berjihad dengan jiwa dan hartanya dan ia tidak kembali “ (HR.Bukhari, Ibnu Majah, Abu Daud dan  Tirmidzi)

3.Puasa hari ‘Arofah (9 Dzulhijjah ), Rasulullah saw pernah ditanya tentang puasa Arofah, maka jawab beliau :
يكفر السنة الماضية و الباقية
Puasa Arofah menghapuskan dosa-dosa tahun lalu dan tahun berikutnya “    (HR. Muslim dan yang lainnya)

4. Hari raya ‘Iedul Ad-ha, Rasulullah saw bersabda :
ان أعظم الأيام عند الله يوم النحر                                                       
“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah adalah hari Nahr ( ‘Iedul Ad-ha) “ (HR. Abu Daud)

5. Menyembelih hewan Qurban, Rasulullah saw bersabda :

ما عمل ابن آدم يوم النحر عملا أحب الي الله تعالي من اراقة الدم
“Tidak ada amal yang dikerjakan oleh seseorang pada hari Nahr/‘Iedul Adha yang  lebih dicintai oleh Allah dari pada menyembelih qurban “ ( HR.Hakim, Ibnu  Majah dan Tirmidzi )

Dasar hukum ber qurban :

1. Al Qur’an : 108 : 2 / 22 : 36

2. Al Hadits : Rasulullah saw bersabda :

ضحى النبي  صلى الله عليه وسلم بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى و كبر…
“ Rasulullah saw berqurban dengan dua ekor kambing gemuk bertanduk,     keduanya disembelihnya dengan tangannya dan beliau menyebut nama Allah dan bertakbir  …”    (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Al Ijma’ :  Ulama Islam telah sepakat akan disyari’atkannya berqurban

Hukum ber-qurban :

1. Al-Auza’I, Abu Hanifah dan Al-Laits : Wajib
Rasulullah saw bersabda :
من وجد سعة فلم يضح  فلا يقربن مصلانا                        
“Barang siapa yang mempunyai kepangan ( harta ) dan tidak ber-qurban, Maka jangan mendekati mushalla kami ” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

2. Selain Hanafiyah : Sunnah Muakkadah, dan makruh meninggalkan bagi yang mampu
Rasulullah saw bersabda :
اذا رأيتم هلال ذى الحجة  و أراد أحدكم أن يضحى  فليمسك عن شعره و أظفاره
“Apabila kalian melihat hilal Dzil Hijjah, dan seseorang dari kalian berkeinginan untuk ber-qurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kuku-kukunya ” (HR. Jama’ah kecuali Bukhari)

Syarat Ber-qurban :

1. Syarat Wajib :
a. Islam
b. Berakal
c. Baligh
d. Mukim (Abu Hanifah)

2. Syarat Sah :
a. Terbebasnya hewan qurban dari cela
b. Dilakukan diwaktunya
c. Penyembelihnya seorang muslim

Waktu Qurban/menyembelih  :

Para Ulama Mujtahid berbeda pendapat dalam menentukan awal dan akhir waktu qurban dan makruhnya qurban di malam hari, namun mereka sepakat bahwa waktu yang paling utama ialah pada hari Nahr sebelum dhuhur, berdasarkan sabda Rosulullah saw :

ان أول ما نبدأ به يومنا هذا أن نصلي ثم نرجع فننحر  فمن فعل ذلك فقد أصاب سنتنا  ومن ذبح قبل ذلك فانما هو لحم قدمه لأهله ليس من النسك في شيئ
“Yang pertama kita lakukan hari ini/’Iedul Adha ialah sholat dan kembali kemudian menyembelih qurban, maka barang siapa yang melakukan demikian, telah sesuai dengan sunnah kami, dan barang siapa yang menyembelih sebelum itu, maka itu adalah daging yang diperuntukkan bagi keluarganya dan tidak ada kaitannya dengan berqurban “
( HR. Bukhari dan Muslim )

Awal dan akhir waktu qurban :

Jumhur Ulama : Sesudah shalat dan khutbah ‘ied dan berlangsung hingga 2 hari setelah hari Nahr (‘ied)

Hanafiyah : Dimulai dengan datangnya waktu sholat shubuh dan berlangsung hingga 2 hari setelah hari.

Nahr Syafi’iyyah : Sesudah shalat dan khutbah ‘ied dan berakhir hingga akhir hari tasyriq (3 hari setelah hari ‘ied )

Hewan Qurban :

1. Jenisnya  :
a. Unta
b. Sapi/kerbau
c. Kambing

2. Umurnya :
a. Unta :  5 tahun penuh
b. Sapi/kerbau : 2 tahun penuh
c. Kambing : 1 tahun penuh

Rasulullah saw bersabda :
لا تذبحوا إلا مسنة إلا أن يعسر عليكم  فتذبحوا جذعة من الضأن
“ Janganlah kalian berqurban kecuali dengan yang telah ber-umur ( unta : 5 tahun, sapi : 2 tahun, kambing : 1 tahun ), kecuali jika sulit (untuk mendapatkan kambing yang berumur satu tahun ),  maka kalian boleh berkurban dengan gibas/domba yang ber-umur enam bulan “ (HR. Muslim, Abu Daud, Nasai dan Ibnu Majah)

3. Kadarnya :
a. Unta dan Sapi :  untuk 7 orang
b. Kambing : untuk 1 orang

Berkata shahabat Jabir ra :

نحرنا مع رسول الله صلى الله عليه و سلم بالحديبية : البدنة عن سبعة و البقرة عن سبعة                                                        
“Kami berqurban bersama Rasulullah saw di Hudaibiyyah : unta untuk tujuh orang dan sapi untuk tujuh orang” (HR. Bukhari)

Catatan :
Diperkenankan bagi seseorang untuk berqurban dengan satu ekor kambing, atas nama dirinya dan keluarganya, sebagaimana diriwayatkan oleh ‘Aisyah yang artinya :
” bahwa Rasulullah saw berqurban dengan satu ekor kambing atas nama beliau dan keluarganya, dan berqurban dengan  dua ekor kambing ; satu ekor atas nama beliau dan yang satu ekor atas nama ummatnya ” (HR. Abu Daud)

4.   Sifatnya   :  Terbebas dari cela/sifat  berikut :
a. Hilang sebelah matanya
b. Sakit kronis
c. Pincang
d. Sangat kurus

Bersabda Rasulullah saw :
أربع لا تجوز في الأضاحي : العوراء البين عورها  و المريضة البين مرضها
و العرجاء البين ضلعها  و العجفاء التي لا تنقي                          
“ Empat sifat yang tidak diperkenankan ada pada hewah qurban : yang tidak  berfungsi salah satu matanya, yang sakit kronis, yang pincang salah satu kakinya dan yang sangat kurus “ ( HR.Tirmidzi )

Yang disunnahkan :

1. Tidak memotong rambut dan kuku ketika memasuki bulan Dzulhijjah hingga memotong qurban
2. Mempertajam pisau
3. Menyembelih sendiri atau kalau tidak mungkin, mewakilkan kepada orang lain
4. Menyaksikan proses penyembelihan
5. Menghadapkan hewan kearah qiblat pada saat disembelih dengan membaca :
بسم الله  الله أكبر اللهم هذا منك و لك                            
“ Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini adalah dari-Mu dan Untuk-Mu “

Hukum daging hewan qurban :

1. Diperkenankan/disunnahkan bagi yang berqurban untuk makan daging hewan qurbannya dan menyimpannya, bersabda Rasulullah saw :
كلوا  و أطعموا و ادخروا                                                                      ” Makanlah, berilah makan dan simpanlah ”

2. Dianjurkan dalam pembagian dagingnya sebagai berikut : Sepertiga untuk dimakan/disimpan, sepertiga untuk di hadiahkan dan sepertiga untuk dishodaqohkan, bersabda Rasulullah saw :
و يطعم أهل بيته الثلث  و يطعم فقراء جيرانه الثلث  و يتصدق علي السؤال بالثلث
“ Dan hendaknya diberikan kepada keluarganya sepertiga, tetangganya yang miskin sepertiga dan dishodaqohkan kepada yang meminta sepertiga “
(HR. Hafidz Abu Musa)

3. Tidak diperkenankan untuk menjual kulitnya, bersabda Rasulullah saw :
من باع جلد أضحيته  فلا أضحية له                            
“Barang siapa menjual kulit qurban, maka tidaklah sah qurbannya “
(HR.Hakim dan Baihaqi)

4. Tidak diperkenankan untuk membayar Penyembelih dengan daging qurban atau kulitnya, berkata Ali bin Abi Tholib ra :
أمرني رسول الله صلي الله عليه و سلم أن اقوم علي بدنه و أن أقسم جلودها … و لا أعطي الجازر شيئا منها                                                        
“ Berkata Ali bin Abi Tholib : Aku diperintahkan Rasulullah saw untuk mengurus   qurbannya dan membagi kulitnya… dan aku dilarang untuk memberi penyembelih sebagaian darinya sebagai upah “  beliau melanjutkan : “ kami memberinya dari bagian kami “ ( HR. Bukhari dan Muslim )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam Protection by WP-SpamFree